Cara Merawat Bunga yang baik

Cara Merawat Bunga yang baik By Eva Florist berbagi tips ,Bunga Segar dapat tumbuh sehat bila kita rajin merawatnya. Perawatan ini tidak hanya disiram dengan air saja tetapi membutuhkan perawatan yang lebih jika bunga ingin tetap mekar, indah dan tidak layu. Berikut ini cara-cara merawat Bunga Segar:

Bunga dalam pot atau vas

· Bersihkan dahulu pot atau vas bunga (Florist), karena pot atau vas harus dalam keadaan bersih
· Jika bunga ingin ditanam dalam pot, masukkan tanah dan pupuk secukupnya agar tanaman tumbuh dan berbunga. Sedangkan vas bunga hanya diisi air bersih untuk merendam bunga.
· Menyiramnya dengan air.Akan lebih bagus jika menyiramnya dengan air hangat.
· Memotong ujung batang tanaman sampai runcing agar air meresap pada tanaman melalui batang.
· Hindarkan Florist Bunga dari panas atau sinar matahari secara langsung supaya bunga (Florist) tidak cepat layu atau mati. Sinar matahari yang bagus untuk tanaman bunga yaitu antara pukul 7 pagi sampai 11 siang. Setelah itu bunga sebaiknya dipindahkan ke tempat yang lebih teduh.
· Pindahkan letak daun apabila menyentuh permukaan air yang ada dalam vas bunga untuk menghindari berkembangnya bakteri dalam vas.
· Penyiraman bunga (Bunga Kering) sebaiknya dilaku kan setiap hari, pada pagi atau sore hari.

Kebun bunga
Dalam membuat kebun atau taman bunga, pastikan kita mendapatkan tanah yang subur untuk menanam tumbuhan atau bunga. Tanah yang subur bisa dihasilkan bila diberikan pupuk yang cukup, seperti pupuk kompos. Selain itu jangan biarkan rumput-rumpur liar tumbuh di kebun (Florist Decoration).

Kedalaman tanah juga perlu diperhatikan dalam menanam tumbuhan atau tanaman Florist Bunga. Tanaman yang ditanam harus pada kedalaman yang tepat, yaitu tidak terlalu dalam maupun terlalu ke permukaan tanah, agar bisa mendapatkan pengairan yang sempurna (Bunga Kering).

Pengairan atau penyiraman bunga adalah hal yang penting dalam merawat kebun bunga, agar bunga selalu tumbuh mekar dan indah serta tanah kebun tetap subur. Sebaiknya kebun disiram setiap hari, pagi atau sore. Supaya pengairan dapat dilakukan secara maksimal, kita dapat menggunakan selang air untuk menyiram kebun (Florist Decoration). Tetapi perlu diperhatikan kuantitas airnya, yaitu tidak terlalu banyak ataupun terlalu sedikit, yang penting air juga harus sampai meresap ke akar. Lihat Florist Jakarta dan Bunga Jakarta.

Apabila daun atau bunga ada yang layu, sebaiknya segera dipotong karena tidak sedap dipandang mata. Selain itu, bila daun atau bunga yang layu dipotong, akan dapat menghasilkan lebih banyak bunga (Florist Decoration).

Biasanya, di mana ada bunga pasti ada serangga. Bila di kebun bunga terdapat serangga seperti kumbang, lebah dan kupu-kupu, akan dapat membantu perkembang biakkan bunga, seperti dalam proses penyerbukan. Serangga-serangga ini disebut serangga baik. Ada juga mikro organisme seperti jamur dan bakteri yang dapat digunakan sebagai pupuk kompos. Biasanya pupuk ini didapat dari kotoran hewan.

Cara Merawat Tanaman Hias Bunga Anggrek

Cara Merawat Anggrek

         Cara Merawat Anggrek

Merawat tanaman bunga anggrek agar tampilan indah menawan, rajin berbunga, tidak layu atau mati ada cara sederhana. Memelihara tumbuhan atau pohon anggrek dari kerusakan atau hama diperlukan pengamatan sehari-hari.

Berikut 5 tips yang bisa Anda lakukan dalam perawatan anggrek:

Cahaya Matahari
Intensitas matahari yang berbeda dibutuhkan masing-masing jenis anggrek. Selama pertumbuhannya tanaman anggrek memerlukan naungan. Seperti habitat aslinya, dimana tanaman anggrek tumbuh didalam hutan, menempel didahan pohon yang rindang. Phalaenopsis, jenis anggrek yang membutuhkan intensitas matahari paling rendah, 20%. Jenis lainnya pada kisaran 40% – 60%. Untuk naungan, yang mudah menggunakan paranet. Ketebalan paranet disesuaikan dengan kebutuhan intensitas sinar matahari jenis anggrek yang titanam. Agar daun-daun tidak menguning seperti terbakar, sebaiknya hindari masuknya sinar matahari secara langsung dan berlebihan.
Penyiraman
Media tanam sangat mempengaruhi penyiraman pada bunga anggrek. Selain itu besar kecilnya tanaman, temperatur lingkungan, kelembaban, aliran udara dan jenis pot yang digunakan juga perlu Anda perhatikan. Penyiraman yang baik langsung disemprotkan pada bagian akar, supaya langsung terserap. Agar tidak merusak media tanam, bunga dan daun anggrek, gunakanlah sprayer saat menyiram hingga butiran air yang keluar dapat diatur.

Jangan menyiram anggrek terlalu banyak. Air yang menggenang dalam pot bisa membuat akar membusuk dan tanaman mati. Frekuensi penyiraman tergantung pada jenis anggrek. Anggrek yang mempunyai pseudobulb (anggrek simpodial) lebih tahan kering, misalnya : oncidium, dendrobium, cattleya. Penyiraman pada jenis anggrek ini cukup 1 – 2 kali sehari. Anggrek monopodial harus disiram lebih sering, 2 – 3 kali sehari, misal : phalaenopsis dan vanda. Waktu yang baik untuk melakukan penyiraman adalah pada pagi hari jam 07.00 – 09.00 dan sore hari jam 15.00 – 17.00.

Cara Merawat Bunga

                Cara Merawat Bunga

Pemupukan
Fase pertumbuhan tanaman anggrek menjadi dasar dalam pemupukan. Fase vegetatif dan fase generatif adalah 2 jenis fase pertumbuhan anggrek. Fase vegetatif adalah periode pertumbuhan tanaman anggrek dari penyemaian sampai anggrek muda. Fase generatif adalah saat anggrek mulai dewasa dan telah siap berbunga. Pupuk yang kaya akan unsur N, yaitu bahan utama penyusun protein yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelahan sel, dibutuhkan pada fase vegetatif. Ini menjadikan pertumbuhan tanaman lebih cepat. Pada fase generatif bisa diberikan pupuk dengan unsur hara P yang lebih tinggi. Yang berfungsi untuk merangsang proses pembentukan bunga. Vitamin dan hormon pertumbuhan juga bisa Anda tambahkan.

Waktu yang tepat melakukan pemupukan adalah saat dimana mulut daun sedang terbuka, yaitu jam 08.00 – 10.00 dan atau jam 15.00 – 17.00. Sehingga proses penyerapan makanan berlangsung lebih cepat.

Pemupukan yang baik adalah lewat daun, karena daun mempunyai daya serap yang lebih besar daripada akar. Jangan memberikan pupuk dengan cara menaburkan langsung ke dalam pot. Pupuk yang diserap akar hanya pupuk yang terbawa oleh air. Sementara sisanya akan mengendap dalam pot dan bisa menjadi tempat yang potensial untuk perkembangnya penyakit.

Cara Merawat Bunga Dalam Pot

         Cara Merawat Bunga Dalam Pot

Penggantian Pot
Penggantian pot adalah proses dimana tanaman anggrek ditanam ulang dengan pot yang lebih besar dengan media tanam baru. Penggantian pot diperlukan karena khawatir pot lama tidak cukup menampung saat tanaman siap berbunga seiring pertumbuhan tanaman anggrek yang semakin membesar. Kapan harus melakukan penggantian pot tidak ada waktu yang pasti. Kejelian pengamatan sehari-hari sangat diperlukan. Anda bisa melihat tanda-tanda berikut pada tanaman Anggrek untuk menentukan saat tepat pot diganti:
– Pot sudah padat oleh tunas baru
– Pot sudah tidak cukup menampung perakarannya
– Media tanam banyak ditumbuhi lumut
– Media tanam sudah hancur dan lapuk.
Lokasi, suhu, dan kelembaban
Anggrek akan tumbuh baik di dataran tinggi, bukan berarti di dataran rendah tidak bisa hidup akan tetapi harus memenuhi ketentuan yang tepat. Suhu udara berkisar 15ºC-35ºC (suhu optimum 21ºC) dengan sirkulasi udara yang baik. Kelembaban udara berkisar antara 65%-70%.

Tak hanya anggrek, masih banyak tips merawat tanaman lainnya di halaman ini. Baca juga trik menata bunga potong agar terlihat cantik.

by evaflorist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *